sebenernya isi entri ini sama aja kayak note di facebook aku yang judulnya refleksi. ini adalah curahan hati seorang melankoli yang berusaha mencari jati diri dan menghadapi tantangan hidup.
"Refleksi Diri"
seringkali semuanya terasa begitu berat, terlalu berat bahkan untuk kupikul. terkadang inginku menyerah pada waktu pada ragaku yang tak mau ikut berpadu manyamakan langkahku, namun ku tahu, seberapa beratpun beban itu pasti kan berlalu dan akan menjadi debu masa lalu. berapapun berat yang harus kupikul, berapapun panjang dan terjal jalanku kutahu aku harus mampu dan pasti mampu melewatinya. karena sesungguhnya ketika berada di tengah puncak kelelahan dan kejenuhan, sedikit waktu adalah begitu berharga.
pada mulanya keinginanku seteguh karang namun seiring berjalannya waktu semuanya bisa menghilang tiba-tiba layaknya debu yang dierbangkan sang bayu. sesaat setelahnya kutemukan pantulan diriku sedang menangis menyesali hilangnya salah satu mimpi, menyesali betapa mudahnya batu karang menjadi serpihan debu..Tuhan beri aku kekuatan, aku..pegang teguhlah impianmu, kawan beri aku kekuatan...bantu aku menyusun kembali debu-debu itu menjadi karang yang benar-benar kokoh...dan takkan ada lagi penggalan kisah karang yang menjadi debu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar