Yang muda, yang bercerita merupakan istilah saya untuk kaum muda yang seharusnya memiliki kepedulian kepada lingkungan sekitarnya (aku sendiri masih dalam proses kesitu, amiin) Pembahasan kali ini, dari artis hingga politisi.
Akhir-akhir ini ada beberapa kasus yang benar-benar membuat
saya bertanya-tanya akan sandiwara macam apa lagi yang tengah terjadi di dunia
ini.
1.
1. Kasus Raffi Ahmad
Raffi Ahmad, orang Indonesia mana si yang
nggak kenal (ibaratnya) dia yang sekarang lagi moncer karirnya tersangkut kasus
narkoba. Ya terlepas dia pakai itu dengan disengaja, maksudnya tau yang dia
konsumsi apa nggak dan pakai dengan disengaja.
Asas praduga tak bersalah:
Asumsi saya: sangat mungkin ketika dia
mengkonsumsi metinon atau apalah itu atas rekomendasi teman. Ketika yang dia
tau itu hanya semacam obat booster stamina.
Keanehan:
Saat itu ditemukan dua linting ganja di
kamar Raffi, sedangkan di hasil pemeriksaan tidak ada kandungan ganja dalam
tubuh Raffi.
Setelah rekan-rekannya dibebaskan, Raffi
tidak karena polisi menemukan zat lain yang dikatakan sih merupakan narkoba
jenis baru. Padahal kata dokter, di luar negeri itu tidak termasuk dalam
kategori psikotropika dan kata orang hukum sih beluma ada undang-undang yang
mengatur tentang Catinon itu, jadi secara medis dan hukum sebenarnya tidak
apa-apa.
Yang aneh adalah ketika kasus
2.
2 Kasus Anas
Anas pernah bersumpah berani
untuk digantung di Monas jika dia terbukti korupsi. Sebuah janji yang sangat
berani menurut saya. Dan sekarang Anas ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka.
Sesuai dengan pakta integritas PD yang berisi tentang kesediaan untuk keluar
dari PD begitu terbukti terlibat kasus korupsi. Anas harus segera lensgser dari
jabatan. Sangat pas momennya ketika KPK mengumumkan baru setelah Anas
menandatangani pakta, bukan sebelum. Padahal sepertinya surat keputusannya
sudah lumayan lama.. hoho
Analisa saya:
Sebelum Anas ditetapkan sebagai tersangka
banyak yang sudah menduga kalau Anas akan segera dilengserkan
Sebelum Anas mundur sudah disiapkan
penggantinya (kalau belum mau diganti kenapa harus disiapkan, tanda tanya
bukan)
Memang PD tidak memecat Anas tapi dengan ketentuan
secara otomatis Anas keluar dari PD. (saya menulis ini karena pernah nggak
sengaja nonton tayangan yang mengatakan bahwa kami tidak akan menyingkirkan
Anas, dan buktinya mereka menyingkirkannya dengan cara yang halus tapi tajam)
hoho
Mungkin ketika penandatanganan pakta integritas, Anas
sudah menyadari tanda-tanda pelengseran dirinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar