Saya hanya ingin merdeka menjadi diri saya tanpa interupsi dan caci. Saya hanya ingin merdeka tanpa ada yang berbisik di kanan kiri...
Kapan saya merdeka sepenuhnya atas diri saya sendiri. Yang selama ini terkungkung dalam bayang orang lain. Bahkan saya sendiri yang menciptakan kerangkeng kerangkeng dan rantai yang membelenggu diri saya sendiri. Rantai rantai yang saling berkait dari ujung kepala hingga ujung kaki. Hingga hanya satu mata yang bisa sekedar mengintip seberkas cahaya yang bahkan masih terlampau terang tampaknya. Rantai yang entah sampai kapan akan terus bersarang dan menyatu dalam tubuhku yang terlanjur ngilu.
Kapan aku merdeka atas aku?
Kapan mereka berhenti menyayat nyayat tiap celah tubuhku?
Rantai ini...
Ada kalanya melindungiku
Dari sayatan sadis yang terus menerus datang
Tapi terkadang
Ingin aku melepas
Semua rantai yang terkadang melindungiku ini
Dan membiarkan mereka menyayat semua
Tapi
Aku tak mau terus terjajah
Aku bisa lepas dari rantai rantai yang terkadang melindungiku ini
Tanpa takut akan mereka yang menyayatku
Aku bisa berbalik
Menyayat mereka
Agar mereka bisa
Merasakan pedihnya sayatan sayatan yang bahkan gak terhitung
Lihatlah sayatan ini
Yang masih segar
Menertawakanku yang tak bisa melihatnya jelas
Dengan satu mata
Luka yang dikukis di atas entah lapisan keberapa luka lama
Kamis, 30 Mei 2013
Merdeka
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar